20 – 30 TH MENDATANG ARCTIC JADI LAUTAN AIR


Sekian dekade silam, Jepang menghadapi masalah besar, sementara kubangan racun (radiasi nuklir, Bom H) Nagasaki Hiroshima belum tuntas, ditambah munculnya kubangan racun lagi yg dikenal dengan nama indah ‘green fog’ yang melayang-layang di langit daerah Fukuoka. Kini, partikel itu juga memenuhi kawasan Arctic, sebagai kawasan penjaga bumi (kutub). Paruh awal abad 21, kondisi Arctic sudah cukup mengenaskan. Lebih dari 5 tahun kondisi mengerikan tersebut ditutup-tutupi. Munculnya “SUNGAI RACUN” yg mengalirkan ‘gas racun hijau’ ini melelhkan hektaran es di kawasan Arctic.

Jelas, poisoning causal dengan muatan ‘raksasa pembunuh’ serta bulduzer kehidupan mulai menampakkan wujudnya. Semua bukan serta merta, tiba2, inditerminis, keserba-mungkinan, tanpa sebab, tanpa klausul pendukung, tanpa diterminasi rancang bangun., yang jelas adalah tangan2 manusia yang merusak ‘protoekologi’ atau sistem episystem. Berapa jumlah racun disebar melalui percobaan nuklir di lautan atlantik? berapa juta manusia di kawasan Afrika yg harus memikul kesangsaraan, lebih dari 8 tahun tanpa setitik air jatuh dinegeri “surga flora dan fauna’ itu?

Berapa kali jumlah gempa, deformasi lempengan bumi, termasuk Tsunami Aceh, Hokaido, Mexico dll. Berapa badai raksasa yang mengamuk di daratan Colorado, California, Taiwan, Sichuan (Cina), Filipina, New Zealand, kabut pasir merah Australia, Hutan Lindung terbesar di bumi, Amazon; yg ludes di lahap api serta berbagai negara yg kehilangan green belt (hutan) termasuk di Latin?

Semua, ya semua, adalah akibat tangan2 canggih manusia dalam misi defoliasi (penggundulan) serta deforest (alih fungsi hutan), ditambah gugusan racun hydro oxide di hampir wilayah bumi dan berujung terangkatnya ozon dan muncullah ‘rumah kaca’ (hidup dalam oven yg multi radiatif).

Kini, para pengamat seakan baru bangun dari mimpi buruk. Setelah dilakukan uji kelayakan di layar rational sampling, 20 hingga 30 tahun mendatang, musim panas tak mampu diprediksi rentang waktunya. Sangat mungkin laut penjaga bumi ini akan cair seluruhnya dan menjadi lautan pada umumnya. Akibat yg ditimbulkan tak ada kalimat atau kata yang mampu mewakili hebatnya “bencana alam dan kemanusiaan” yang bakal terjadi.

Dan sesungguhnya kehancuran itu adalah karena tangan2 manusia. Apa ini tanda2 kiamat? Sungguh, kiamat adalah urusan Allah subhana wa ta’ala. Tak layak disentuh dengan logika nalar. Yang menjadi acuan dasar dari tulisan dan realitas ini: “Masihkah kita lebih hebat dari teori substansial universe yang lebih dikenal sebagai sunnatullah? Masihkan Epigenom muncul begitu saja tanpa ada yang merancang?

Sedehananya: manusia hanya mampu merusak dan sangat tidak mungkin mampu mengembalikan kerusakan itu melaui tangannya sendiri. Sehebat apa pun ilmu pengetahuan yang dimiliki, mampukan Albert Einstein mengembalikan partikel yang diacak (dikonversikan) menjadi kubangan pasetron dan neutron dan meledak jadi racun abadi – menjadi normal seperti semula? Jawabnya : MUSYKLI, SANGAT TIDAK MUNGKIN.

Apakah gumpalan gas berbentuk es di antara hydrosfer dan stratosfer muncul dengan sendirinya tanpa ada yang merancang? Gumpalan gas berfungsi menyerap gumpalan racun yang mengambang di hampir seluruh permukaan bumi. Nyaris kondisi bentukkan itu berada pada sains anomali. Bagi kita yang memiliki iman, bertuhan, semua itu adalah kehendak Allah subhana wa ta’ala (bukan serta merta seperti teori kelompok plank).

semoga tulisan kecil ini mampu menggugah kesadaran kita untuk semakin mendekatkan diri di hadapan Allah, menghindari laranganNya dan menjalankan perintahNya, serta memohon Petunjuk Dan RahmatNya.

Amiin
erry amanda
Tangerang, 16 oktober 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: