Memandang Indonesia


MEMANDANG INDONESIA

Setiap kali aku memandang wajahmu
Indonesiaku

selalu saja mendung bergantung di langit langit jiwaku
memutar arah kepedihan demi kepedihan
kemudian memuntahkan do’a do’a
di antara hantaman halilintar kemanusiaan
raungan ketidakmerdakaan mukiman
membelah jiwa jiwa bisu kata kata

Setiap kali aku memandang wajahmu
Indonesiaku

aku berlari mengejar bayang keselarasan
di antara orang orang mempertahankan jasad yang hidup
di tengah gelandangan dan kota
tersungkur di lembaran iklan iklan kemakmuran
atau celoteh meja makan
menyantap menu yang membosankan

Setiap kali aku memandang wajahmu
Indonesiaku

selalu saja aku saksikan orang orang menggasak nasib
pada dinding dinding kesombongan
di antara sorot mata yang telah lama memenjarakan teduh
atau setiap aroma menyebarkan bau wangi kuburan adab
hidup pun jadi komedi dan acrobat

Setiap kali aku memandang wajahmu
Indonesiaku

aku menyaksikan dalam bayang
rakyat berduyun membawa arit, cangkul, bajak, linggis
merobohkan keangkuhan gedung menuding langit
untuk pengganti sawah garapan
dan orang orang mebuat aturannya sendiri
lahir dari ketidakberdayaan
dan aku dengar rampak koor serempak:

“Indonesia, bukan negerimu
Ini negeri Tuhanku”

untuk rakyat Merdeka!!!
Oi…
akankah? akankah?

Tangerang 17 februari 2010.

1 Komentar

  1. Suheryana Bae said,

    18 Februari 2010 pada 13:53

    Sekecil apapun, aku ingin berbuat yang terbaik di negeriku
    karena di sinilah hidup dipertaruhkan
    dan keabadian dipersiapkan.

    Sekecil apapun, aku ingin berbuat yang terbaik di negeriku
    walaupun tidaklah mudah, bahkan hanya untuk berbuat baik.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: