MENUANG CINTA DI SEMBARANG CITRA


MENUANG CINTA DI SEMBARANG CITRA

jumlahkan kemudian endapkan
berapa milyar bubur cinta yang tertuang
ke mana hendak disuguhkan?
di etalase atau di kastil kastil agar terbaca
terlukis dengan tinta kencana
dana tanyakan:

kepada siapa dan untuk apa?
adakah ia cairan magma yang menggeletar dalam do’a
lahir dari kesengsaraan duniawi
atau kesengsaraan bathini
atas bakti ilahi
atau menyenjangkan pertikaian hari hari
pergantian waktu yang terus memburu
terengah sambil menyalahkan fitrah
atau gerah menatap langkah nir berkah

katakan:

seberapa cinta yang tumpah ruah 
sambil meratapi langit atau malam malam tanpa bintang
sedang langkah kian gontai
tersaruk saruk di antara ceceran cinta demi cinta

ALANGKAH!

Tangerang 27-02-2010

2 Komentar

  1. cobaberbagi said,

    3 Maret 2010 pada 14:21

    puisinya bagus
    salam kenal

    • warsen said,

      3 Maret 2010 pada 14:25

      Terima kasih
      Salam Kenal pula dari kami🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: