kumpulan STATUS 23-JUNI-2010


Kebencian adalah dialektik dan dinamika korektif terhadap nilai2 kebersamaan 

Mencintai seseorang sering melepaskan sifat2 pribadi dan menerima ‘apa pun’ sifat yang dicintainya, bahkan seseorang bisa sangat menerima profesi yg dicintainya, penjahat, koruptor sebuah misal, bagaiman dengan CINTA RASUL? Benarkah mencintai beliau mampu menerima semua sifat2nya?

difinisi “rindu” adalah tersekatnya ‘jarak temu’ antar perindu dan yang dirindu, lantas apa arti RINDU KEPADA ALLAH padahal tiap nafas yang masih bisa dihela senantiasa Allah tak jauh dari ummatNYA?

benarkah “riuh bertembang kasmaran” selalu berakhir dengan ‘cap dagang kehidupan yg memilukan’ atau menggali sumber KEAGUNGAN, semua tergantung ‘maknacinta’ mana yang hendak disemaikan, sebab cinta adalah RUH TERBESAR & TERMULIA sejak ‘ruh’ itu awal diciptakan

Niscaya, jangan selalu berharap kebaikan atau budi baik akan melahirkan kebaikan yang setara, sebab “BUDI BAIK” akan impas jika dilempar kotoran. 

jika setiap kali wajah memancakan cahaya, ludahilah kawan agar aku rajin untuk selalu membasuhnya dan jangan kau puja cahaya itu agar aku tidak bertopeng sanjungan.

Yaa Allah, yaa Tuhan kami, terlalu banyak rahmat dan pahala yang telah
Engkau limpahkan pada selembar nyawa yang tak dihitung waktu, dan
sesungguhnya kamilah yang MENYEMPITKAN WAKTU.

Menyingkap rahasia mendung dan rindung menggantung, masihkan jejak kelalaian menjadi jalan tol untuk terus melaju tanpa memberi waktu dan kesempatan mengistirahkan magma jiwa di tengah kepundannya?

tgr 23062010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: