TANPA JUDUL


malam merayap liar mengumpulkan catatan gaduh tumpang tindih tak beraturan
suarasuara bertumpuk jadi gumpalan dengung
pasar kehidupan

di simpang tiga rumah kardus pinggir sungai sampah
istana peradaban di bawah terik rasa
bulan yang jatuh dicomberan masa
orangorang dipenjarakan waktu
menghitungnya lewat kucur keringat desah
tercecer di got got nasib
berserak di bawah kakikaki nasib kulikuli kehidupan
terinjak injak gemerlap lampu kota 
derap langkah menggerus martabat 
suka cita yang berdarah darah

kuyup hujan dini hari menggenangkan hasrat 
teronggok di pintu air penuh bangkai kearifan lokal
gempita nyanyian dibya mesin citra
lantas dilipatnya di kedalaman jiwa
hampa makna

surau surau yang mengumpulkan do’a
nyanyian kesadaran
sedikit sisa dari keikhlasan
lelap di tengah lengking nyanyian entah
menggasak dinding dan temboktembok:
kota
desa
lembah
gunung
sambil mengencangkan syahwat
onani di seluruh ranah

malam yang melukis waktu
di sini aku tuliskan diamku
tanpa judul.

Tangerang 10 nopember 2008
ditulis ulang tanpa revisi 22 Juni 2010.

1 Komentar

  1. Ryo4life said,

    23 Juni 2010 pada 21:39

    Tanpa judul.. Tapi keren… hehehee… Kunjungi juga http://distribu tor44lifesindonesia.wordpress.com/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: