TORTURE SONG


TORTURE SONG
menyaring airmata tumpah
bagi: Eka Apriyani Huang

samsara samsara
smaradhahana dibdya cipta rinipta
dwipa samsara dwipa samsara
dyah smaradhahana

puput harihari menggantang waktu
siang memelehkan darah sang ratri
menggenang di tiap urat yang terentang
nafas angin menyelinap di antara jemari
menggenggam halilintar tiap malam
sambarannya hingga di permukaan rasa
sudah selesaikah harimu
ketika kerlap bening matamu
masih menyimpan sumber cahaya
kidung masih lamatlamat menuruni guning dan lembah
menumbuhkan sekumtum kusuma
untuk kau sematkan sendiri

urai rambutmu
tatap matahari
sebab bukan dian yang kau butuhkan
bukan juga rembulan
sebab dari kedua tanganmu
semua bermula

jangan kau tipu ujung bibirmu
sekedar membayar duka!

Tangerang, Juni 2010

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: